Mewujudkan Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia yang Mandiri, Maju, Kuat dan Berbasis Kepentingan Nasional, dengan kekuatan SDM kompeten dan iptek yang inovatif dan bernilai tambah, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat yang tinggi dan merata" merupakan visi Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dalam rangka mendukung demi terwujudnya dan tercapainya visi ini, Direktorat Jenderal PSDKP sebagai salah satu unsur pelaksana di KKP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan melaksanakan Pelatihan Teknis Pengawas Perikanan yang dilaksanakan secara bleended learning, yang di ikuti oleh 724 peserta yang terdiri dari PNS Direktorat Jenderal PSDKP dan PNS Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia.


Plt. Kepala Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan Kusdiantoro, S.Pi, M.Sc membuka dalam jaringan secara resmi pelatihan teknis pengawas perikanan. Turut hadir dalam pembukaan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP Ir. Suharta, M.Si, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan Dr. Lilly Aprilya Pregiwati, S.Pi, M.Si, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Dr. Drama Panca Putra, S.Pi, M.Si, para widyaiswara dan fasilitator.


Metode pembelajaran Pelatihan Teknis Pengawas Perikanan yaitu full e-learning (MOOC=Massive Open Online Course). Pelatihan ini dilaksanakan melalui 2 tahapan yaitu MOOC mulai dari tanggal 27 September - 2 Oktober 2021, untuk tahapan I kriteria peserta dengan nilai 80 dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu tahapan Tatap Muka Online yang nantinya akan dibagi menjadi 18 angkatan dengan waktu pelaksanaan lebih kurang 2 bulan, yang dimulai dari tanggal 4 Oktober 2021 dan berakhir pada tanggal 4 Desember 2021.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah Ir. H. Darliansjah, M.Si sangat mengapresiasi dan mendukung adanya kegiatan pelatihan ini. Ia menyampaikan agar kedepannya kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan lebih ditingkatkan lagi terutama terkait dengan peningkatan kompetensi SDM untuk para PNS di daerah terkhusus pengawas perikanan.


Dalam hal ini, Ia menyampaikan bahwa telah menugaskan Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang terkait dengan pengawasan perikanan serta UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah. Terdiri dari 11 orang, yang terbagi menjadi 2 angkatan yaitu angkatan X dan angkatan XI, dimana untuk angkatan X akan mengikuti pelaksanaan kegiatan tatap muka pada tanggal 4 November 2021 sampai dengan 6 November 2021 dan untuk angkatan XI pada tanggal 6 November 2021 sampai dengan 8 November 2021. Ia menginstuksikan kepada para peserta yang ditugaskan mengikuti pelatihan ini agar dapat mengikuti pelatihan ini secara menyeluruh dan menyerap materi- materi yang disampaikan guna nanti dapat di implementasikan. Senada dengan hal tersebut, dalam keterangannya Ia menyampaikan bahwa slogan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah yang kita gagas yaitu BerAKHLAK & SUKA IKAN dimana salah satu pilar dari slogan ini menekankan kompetensi. Lebih lanjut Ia menyampaikan "Tantangan terbesar kita saat ini adalah bagaimana menjaga sumber daya perikanan yang kita miliki saat ini agar tetap lestari hingga nanti dapat dinikmati oleh anak cucu kita". Perlu pengawasan yang lebih intensif agar potensi perikanan yang dimiliki tidak semakin tergerus dan secara perlahan mengubah paradigma masyarakat ke arah yang benar tentang pentingnya menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan dan implementasinya terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Peran aktif para stakeholder dan masyarakat sangat dibutuhkan agar dapat bahu-membahu menjaga dan melestarikan potensi yang ada. Berkaca dari hal ini, tenaga pengawas daerah yang dimiliki saat ini masih jauh dari kata cukup untuk melaksanakan pengawasan mengingat luasnya potensi perikanan di Kalimantan Tengah.


Akhir kata Ia menyampaikan kepada para peserta khususnya PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah yang ditugaskan mengikuti pelatihan ini dan dinyatakan lulus, kedepannya mampu menjadi Tenaga Pengawas Perikanan yang kompeten, inovatif, tangguh, bertanggungjawab dan mampu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang ada sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai perpanjangan tangan Dinas, dalam hal melaksanakan tugas pengawasan sumber daya perikanan agar potensi yang sudah dimiliki saat ini tetap lestari dan bersama-sama membangun perikanan di Kalimantan Tengah menuju KALTENG BERKAH