Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran terus melakukan terobosan-terobosan dalam pengembangan bidang kelautan dan perikanan yang salah satunya melalui program perkebunan udang . Program Perkebunan Udang Kalteng yang akan dibangun ini nantinya menjadi kawasan yang terintegrasi dengan wisata dan industri mulai dari hulu sampai hilir. Program ini akan menjadi daya ungkit perekonomian serta salah satu sumber kekuatan ekonomi baru bagi wilayah pesisir kalteng. Tahun 2022 ini pembangunan kebun udang Kalteng yang berada di Sei Raja Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara akan dimulai pembangunannya di bulan April.
Mengingat Kalimantan Tengah memiliki potensi kelautan dan perikanan yang begitu besar dengan panjang garis pantai 703,91 km serta potensi laut mencapai 94.500 km2, maka program perkebunan udang ini akan terus dikembangkan kedepannya. Rencananya di tahun 2023 akan dikembangkan kebun udang di Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur. Pemilihan Kab. Seruyan dan Kotim sebagai lokasi, karena memiliki potensi serta memenuhi kriteria persyaratan teknis budidaya tambak udang vaname.
“Saya minta Bupati Seruyan dan Bupati Kotim agar melakukan percepatan-percepatan persiapan lahan udang yang memenuhi syarat teknis, status lahan Clean and Clear (CnC), serta menyiapkan dokumen perencanaan berupa Detail Engineering Desain (DED). Saya yakin dan percaya bahwa tahun 2024 Kalteng akan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ekspor udang vaname nasional, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat dan PAD Kalteng, juga menyerap tenaga kerja”, ucap H. Sugianto Sabran.
Untuk Pembangunan Perkebunan Udang , Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) akan mendukung pembiayaannya termasuk berkolaborasi dengan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Terkait rencana pengembangan kebun udang ini, Bupati Seruyan Yulhaidir dalam pertemuan dengan Kadislutkan Prov Kalteng H. Darliansjah sebelumnya, menyampaikan sangat mendukung dan siap dalam pengembangan kebun udang Kalteng di Seruyan .
“Kami siap mendukung program Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dalam rangka pemulihan ekonomi daerah melalui pembangunan kawasan klaster tambak Udang Vaname atau Shrimp Estate di Kabupaten Seruyan”, ucap Yulhaidir.
melihat komitmen serta keseriusan Bupati Seruyan, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng H. Nuryakin meminta Kadislutkan agar Proaktif. “Saya minta Kadislutkan Prov Kalteng proaktif melakukan koordinasi dan bersinergi dengan KKP, dan kementerian lainnya, serta dengan Perangkat Daerah Prov. juga Kab Seruyan dan Kotim terutama Diskan Kotim dan Seruyan sehingga persiapan-persiapan data/informasi, dokumen-dokumen pendukung dan kajian teknis bisa efektif disediakan”, katanya.
Melalui Arahan Bapak Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dan Pj Sekda Prov Kalteng H. Nuryakin, Kadislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah melakukan gerak cepat dengan berkoordinasi ke KKP melalui Direktur Kawasan Tinggal Hermawan dan Direktur Budidaya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Rahmad , (23/3/2022), Jakarta.
Dalam kesempatan ini Kadislutkan Prov Kalteng H. Darliansjah menambahkan, “Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dalam sinergitas program dan dukungan dana pembangunan perkebunan udang di Kabupaten Seruyan dan Kotim” pungkasnya.
“Kami juga informasikan, bahwa Tim Pemkab Kotim dan Seruyan telah mulai turun ke lapangan untuk pengecekan lahan yang memenuhi kriteria yang akan dijadikan lokasi pembangunan perkebunan udang ”, tambah H. Darliansjah.
“Harapan kami dalam seminggu kedepan sudah dapat menyediakan data lahan CnC , titik poligon kawasan, serta pernyataan Pemda dan masyarakat untuk mendukung program Shrimp Estate ini. Selanjutnya akan kami sampaikan ke KKP dan Kemenko Marves” tutup H. Darliansjah. (Adt/Bro Foto: Bro).